Bayi Tabung dalam Pandangan Islam

)(فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6
“karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (5); sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan(6)…”
Pengertian Bayi Tabung lebih tentang pembuahan sel telur yang sudah matang dan sperma yang terjadi diluar tubuh wanita atau in vitro vertilization (IVF), tepatnya dalam media cairan. Sesuai dengan Pengertian Bayi Tabung, ketika proses ini berhasil sempurna, barulah embrio yang masih kecil dimasukkan ke rahim calon ibu untuk bertumbuh menjadi bayi seperti pada umumnya.
Pengertian Bayi Tabung sendiri membagi prosesnya menjadi tiga status yang berbeda. Inseminasi buatan yang menggunakan sperma donor, sperma suami, atau model titipan.
Pengertian Inseminasi

Kata inseminasi berasal dari bahasa Inggris “insemination” yang artinya pembuahan atau penghamilan secara teknologi, bukan secara alamiah. Kata inseminasi itu sendiri, dimaksudkan oleh dokter Arab, dengan istilah التَّلْفِيْحُ dari fi’il (kata kerja) لَقَّحَ-يُلَقِّحُmenjadi تَلْقِيْحًا yang berarti mengawinkan atau mempertemukan (memadukan).
Kata talqih yang sama pengertiannya dengan inseminasi, diambil oleh dokter ahli kandungan bangsa Arab, dalam upaya pembuahan terhadap wanita yang menginginkan kehamilan.[1]
Sedangkan pengertian bayi tabung disebutnya sebagai istilah: طِفْلُ اْلأَنَابِيْتِ yang artinya jabang bayi; yaitu sel telur yang telah dibuahi oleh sperma yang telah dibiakkan dalam tempat pembiakan (cawan) yang sudah siap untuk diletakkan ke dalam rahim seorang ibu.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s